KEBEBASAN BERMASYARAKAT MUSNAH!
Indonesia hampir menginjak
usia ke-77 tahun, sejak awal dirumuskan dan disepakti pada sidang BPUPKI 1 Juni
tahun 1945 dan sejak kemerdekaan, Indonesia menganut ideologi pancasila. Pancasila dipilih sebagai ideologi negara karena arti
dari pancasila yaitu sarana pemersatu masyarakat dan pengarah motivasi bangsa
untuk mencapai cita-cita. Dan Pancasila sebagai ideologi negara secara lebih
luas adalah visi atau arah kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Founding
fathers memilih pancasila sebagai ideologi dengan
mengantongi cita-cita yaitu masyarakat bersatu dengan berbangsa dan bernegara. Tetapi,
hari ini Negara Indonesia tidak menggapai cita-cita yang diinginkan oleh Founding Fathers.
Terbukti, dua tahun
terakhir Indonesia mengalami kemunduran demokrasi. Ada banyak riset yang menjabarkan penyebab penurunan demokrasi tersebut.
Beberapa di antaranya laporan rutin The Economist Intelligence Unit (EIU),
Indeks Demokrasi Indonesia, dan 2021 Democracy Report yang menunjukkan
pengurangan signifikan kebebasan sipil, pluralisme, dan fungsi pemerintahan.
diambil dari diskusi Satu Jam Berbincang Ilmu “Outlook
Sosisal Politik 2022” yang digelar di Universitas Padjajaran secara virtual.
Dosen Departemen Ilmu Politik FISIP UNPAD yaitu Dr. Caroline Paskarina, M.Si.,
Menyebutkan Kualitas Demokrasi Indonesia pada 2021 menurun dibandingkan 2019
hal ini berdasarkan Indeks Demokrasi Indonesia Badan Pusat Statistik.
Aku sepakat dengan hal itu. Penurunan kualitas demokrasi
berawal dari pemilu yang tidak menjadi ajang melahirkan pemimpin yang mampu
mensejahterakan rakyat. Pemimpin yang menduduki kursi pemerintahan selalu
blunder memproduksi kebijakan-kebijakan. dimulai dari UU Cipta Kerja yang tidak
memihak kepada buruh/pekerja, dilanjut dengan pelemahan KPK yang terbukti bahwa
bagian dari partai pemimpin yang melakukan tindakan korupsi sulit untuk
ditangkap bahkan tidak ditindak sama sekali, setelah itu penangan kasus Pandemi
Covid-19 yang respon para pemerintah cenderung belum optimal menangani pandemi;
Salah satu respon yang dilakukan adalah banyak pemerintah yang mengambil
kesempatan dalam penanganan kasus ini dari masker, oksigen, vitamin dan vaksin.
Ditambah lagi hari ini kebebasan bermasyarakat hampir musnah.
Dilihat dari RKUHP yang membatasi masyarakat melakukan perannya yaitu Social Control. Masyarakat dilarang
mengkritik pemimpin dan jajarannya. Menurut aku, untuk mendorong kinerja pemimpin
harus ada kritikan sebagai alarm demokrasi. Jika kritikan dianggap sebuah
ancaman dan yang mengkritik dihadiahkan jeruji besi maka Indonesia tidak ada
bedanya dengan negara yang menganut idelogi Marxisme/Leninisme.
Setelah itu, baru-baru ini KOMINFO memblokir beberapa situs
dengan menerapkan aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Hal ini banyak
kalangan yang dirugikan, masalahnya KOMINFO tidak berdiskusi sejak awal terkait
informasi PSE. pihak yang dirugikan tidak mau ambil diam, mereka menuntut
KOMINFO untuk memblokir situs Judi Online yang dilegalkan oleh KOMINFO dan
melayangkan tagar #BlokirKominfo sebagai bentuk hilangnya keadilan sosisal bagi
seluruh rakyat Indonesia dan musnahnya kebebasan masyarakat. Selain itu,
KOMINFO juga memberi signal bahwa seluruh isi pembahasan pengguna Sosial Media
dapat diketahui oleh KOMIFO. Hal ini dapat dikatakan bahwa KEBEBASAN
BERMASYARAKAT SEMAKIN MUSNAH!.
Narasi aku diatas diperkuat oleh Dr. Carol mengatakan
demokrasi Indonesia dihadapkan pada dua isu pembatasan kebebasan sipil dan
pelemahan oposisi dimana bergabungnya sejumlah partai oposisi ke dalam kabinet
pemerintahan sehingga menyebabkan Check
and balances serta fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah semakin lemah.
Solusi dari Kebebasan Bermasyarakat yang Musnah serta dapat
memperbaiki demokrasi ini perlu ditingkatkan lagi Critical Thinking dengan mendorong penguatan budaya demokrasi di
masyarakat sipil. Mahasiswa dan Masyarakat sipil harus berkolaborasi untuk
terus mengupayakan penggalangan moral rasional agar pemerintah dapat terus
sejalan dengan aspirasi masyarakat.
Daftar Rujukan
https://www.unpad.ac.id/2022/01/dua-tahun-terakhir-demokrasi-indonesia-alami-penurunan/.
Komentar
Posting Komentar