JIKA G20 BERMANFAAT UNTUK MASYARAKAT INDONESIA. KENAPA KRITIK G20 DIBUNGKAM?



Indonesia saat ini sedang melangsungkan hajatan besar dengan mengundang 18 Negara dan 1 lembaga Uni Eropa, hajatan ini dinamakan Presidensi G20. G20 dimulai sejak Desember 2021 dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dilaksanakan kemarin 16 November 2022.

Tentang berkaitan dengan sejarah G20 dan mengapa Indonesia bisa menjadi tuan rumah G20 teman-teman bangpur bisa membaca artikel yang terkait G20, ya.

Yang harus kita ketahui disini, apasih manfaat atau keuntungan Indonesia menjadi tuan rumah G20?

Keuntungan yang diraup oleh Indonesia ketika menjadi tuan rumah Presidensi G20, menurut  detikedu.com, sebagai berikut.

1. Melangsungkan Presidensi G20 di tengah pandemi dapat membuktikan resiliensi ekonomi Indonesia terhadap krisis
2. Bentuk pengakuan atas status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia serta merepresentasikan negara berkembang lainnya
3. Bernilai tambah bagi pemulihan Indonesia, baik dari sisi aktivitas ekonomi maupun kepercayaan masyarakat domestik dan internasional.
4. Indonesia dapat mengorkestrasi agenda pembahasan pada G20 agar mendukung dan berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian Indonesia
5. Kesempatan menunjukkan kepemimpinan Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam pemulihan ekonomi global
6. Membuat Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan.
7. Pertemuan-pertemuan G20 di Indonesia juga menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional, sehingga dapat turut menggerakkan ekonomi Indonesia.

Loh kalau untung, kenapa harus di kritisi?

Kita perhatikan, keuntungan untuk Indonesia dari point 1 sampai point 7, hampir keseluruhan keuntungan hanya untuk kaum elit. Kaum yang memiliki usaha-usaha besar.

Ada sumber yang saya baca, bahwa hajatan G20 di Bali memberikan dampak positif untuk UMKM Bali. Iya, saya akui itu. Tetapi, tidak hanya di hajatan G20, UMKM di Bali juga maju karena Bali adalah daerah wisata yang cukup dikenal manca Negara.

Bagaimana dengan daerah lain, apakah UMKM nya terbantu dengan ada nya G20? Atau ekonomi masyarakat kelas bawah seperti buruh, petani dan pekerja bangunan terbantu? jika G20 membahas ekonomi, maka ekonomi di daerah lain juga tentunya harus difikirkan tidak hanya di daerah tertentu dan segelintir kaum.

Hal ini dapat disimpulkan bahwa entitas G20 hanya lah untuk mengedepan kepentingan segilintir model ekonomi usang berbasis PDB (Produk Domestik Bruto) yang secara sistematis menggerus bumi dan memperburuk krisis iklim

Karena Presidensi G20 hanya untuk segelintir kaum. Maka oknum-oknum membungkam aksi kritik terhadap G20 ini dari beberapa kalangan dan platform. Seperti Greenpeace, Mahasiswa, Petani dan Buruh. Demi berjalan nya Presidensi KTT G20 di Bali untuk memenuhi hasrat-hasrat kaum elit global.


Sumber bacaan:


https://news.detik.com/foto-news/d-6403338/aksi-teatrikal-kritik-g20-di-bundaran- 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKAN ATAU TERMAKAN

PEMUDA YANG MERDEKA

Pola-pola pengalihan isu